Skip to content

malam

August 18, 2010

hanya senyap

Lomba Foto Sawit 2010

March 12, 2010

Deadline: 30­ April 2010.
Total hadiah 125 Juta
sumber: www.foto-sawit.com

KETENTUAN UMUM

1. Terbuka untuk umum.
2. Foto karya sendiri (bukan milik orang lain).
3. Foto merupakan hasil pemotretan dua tahun terakhir.
4. Foto yang diikutsertakan dalam lomba adalah hasil foto kamera digital atau analog (kamera film).
5. Foto yang dikirim kepada panitia berupa :
a. Hasil cetak dengan ukuran sisi terpanjang 40 cm
b. File foto digital dalam keping CD (soft copy) :
• Penamaan file dengan format (judul foto)_(nama fotografer).jpg
• Ukuran minimal (3000 x 2000, 300 dpi) dengan format: JPEG, TIFF atau RAW
• File foto yang dikirim diharuskan masih memiliki metadata/ EXIF
c. Kedua materi tersebut (foto cetak dan soft copy) harus identik. Apabila terdapat perbedaan yang signifikan pada kedua file tersebut, foto dinyatakan gugur.
d. Untuk foto analog wajib disetakan pula hasil scan ke dalam keping CD dengan ukuran minimal 3000 x 2000, 300 dpi.
e. Keterangan di tempel di belakang tiap foto, dengan detail yang bisa diunduh di sini.
6. Setiap peserta diperbolehkan mengirimkan lebih dari satu foto, maksimal 10 buah foto dengan ketentuan seperti point No. 5.
7. Pendaftaran secara online atau melalui fax
8. Diperkenankan olah digital pada batasan kegiatan sharpening, cropping, pengubahan color balance, peningkatan saturasi warna dan perubahan lain.
Tidak diperkenankan mengirimkan foto berupa kombinasi lebih dari satu foto atau menghilangkan/ mengubah elemen-elemen dalam satu foto.
9. Biaya pendaftaran Rp 50.000,- Ditransfer ke rekening :
PT. DNA Media : 455 301 9292, Bank BCA cabang Gondangdia, Jakarta Pusat.
10. Nomor registrasi akan dikirim melalui e-mail setelah melakukan pembayaran.
11. Nomor registrasi harus dicantumkan di sebelah kiri atas amplop.
12. Foto yang dikirimkan menjadi hak Pusat Penelitian Kelapa Sawit untuk kegiatan promosi maupun kegiatan lainnya.
13. Pendaftaran lomba foto ditutup pada 30­ April 2010.
14. Penjurian akan dilakukan pada tanggal 15 Mei 2010.
15. Pengumuman pemenang saat IOPC berlangsung
16. Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat.
KATEGORI LOMBA FOTO
1. Pesona Sawit Indonesia
Landscape keindahan hamparan pohon sawit & Sawit Lestari (kelapa sawit dan kelestarian lingkungan).
2. Sawit, Aktivitas & Masyarakat
Seluruh kegiatan di lingkup perkebunan kelapa sawit dan aspek sosial-ekonomi yang mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat.
3. Riset & Teknologi
Aktivitas riset, hasil penerapan riset & lain-lain.

Ayo, buruan kirim karya terbaikmu!

Gurihnya Iklan Politik

July 8, 2008

Sumber: Kompas Minggu, 6 Juli 2008 | 02:07 WIB
by line : Budi Suwarna & Jimmy S Harianto

Sejak pemilihan presiden dan kepala daerah dilakukan secara langsung,
para politikus berlomba-lomba mengiklankan diri agar populer. Apakah
rakyat diuntungkan dengan fenomena ini? Yang jelas, yang untung adalah
media dan perancang iklan.

Ruang publik belakangan ini dikepung iklan para politikus. Baliho dan
spanduk bergambar tokoh politik bertebaran di mana-mana. Slogan
seperti “Ombak Besar pun Dia Berani”, “Hidup adalah Perbuatan”, dan
lain-lain duduk berdampingan dengan slogan iklan pulsa termurah.

Iklan politik juga semakin ramai di layar kaca. Pada jam- jam
tertentu, iklan semacam itu bermunculan silih berganti. Ini tidak
hanya dilakukan oleh politikus yang akan bertarung dalam pemilu. Yang
belum mencalonkan pun memasang iklan. Bahkan, mungkin paling banyak.

Di dalam iklan televisi, mereka muncul dengan wajah yang ramah dan
kata-kata manis. Mereka mengenakan pakaian rapi lengkap dengan peci.
Tampaknya mereka ingin dipersepsi sebagai orang yang bijak, religius,
dan berakhlak mulia.

Mereka umumnya juga menegaskan diri sebagai tokoh patriotis, ahli
menangani masalah, dan yang paling penting, peduli kepada rakyat
miskin. Kepedulian itu, misalnya, mereka perlihatkan dengan mengajak
rakyat ikut memberantas kemiskinan. Ada pula yang memperlihatkan
kepeduliannya dengan mendemonstrasikan makan nasi aking.

Beberapa minggu terakhir, muncul lagi iklan politik di televisi berupa
testimoni. Orang yang muncul dalam iklan bersaksi bahwa calon bupati A
adalah lulusan perguruan tinggi ternama, berpengalaman, memiliki
kepedulian kepada rakyat miskin, dan siap mengabdi kepada rakyat. Apa
artinya semua ini?

Ketua Program Studi Komunikasi Pascasarjana Universitas Indonesia Dedy
N Hidayat mengatakan, fenomena itu merupakan bagian dari pemasaran
politik. Di Indonesia ini termasuk baru, tetapi orang akan segera
menyejajarkan iklan politik dengan iklan produk biasa.

Dengan bahasa lain, iklan politik itu sejajar dengan iklan kecap yang
selalu mengklaim nomor satu. Iklan politik dan iklan kecap sama-sama
sedang memasarkan produk agar dikenal dan kemudian dijadikan pilihan.

Dedy tidak yakin iklan politik seperti yang banyak beredar itu akan
memengaruhi pilihan masyarakat dalam pemilu. Namun, dari sudut
politikus, iklan semacam ini penting untuk memperkenalkan diri kepada
masyarakat lengkap dengan citra yang dibentuknya. Karena itu, mereka
tidak ragu mengeluarkan uang berjumlah besar.

Miliaran rupiah

Irfan Wahid, praktisi periklanan, mengatakan, untuk mendanai proyek
pencitraan, seorang politikus bisa mengeluarkan uang miliaran rupiah.
Makin kurang terkenal di mata publik, makin besar uang yang harus
dikeluarkan.

Umumnya, proyek semacam ini jatuh ke tangan biro atau praktisi iklan
profesional. Mereka bisa mengerjakan riset awal; analisis data
pemilih; membuatkan strategi komunikasi; hingga membuatkan materi
iklan televisi, media cetak, radio, dan baliho.

Irfan mengaku menangani proyek pencitraan calon Adang Daradjatun
ketika mencalonkan diri sebagai gubernur DKI tahun 2007. “Kami
menangani secara penuh mulai dari strategi sampai eksekusi. Bahkan,
cara senyumnya pun kita atur. Nilai proyek itu mencapai Rp 25 miliar
untuk satu tahun,” katanya.

Irfan mengaku menangani juga pembuatan iklan Ketua Umum Partai Amanat
Nasional (PAN) Sutrisno Bachir, pasangan calon gubernur dan wakil
gubernur Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf (Hade) dalam Pilkada Jabar
beberapa bulan lalu.

“Eksekusi untuk iklan Sutrisno Bachir nilainya Rp 2 miliar, sedangkan
biaya produksi iklan Hade Rp 1 miliar. Itu di luar biaya pemasangan
iklan di media massa,” katanya.

Dia menambahkan, biasanya politikus menghabiskan dana antara Rp 5
miliar-Rp 10 miliar per bulan untuk membiayai pemasangan iklan di
televisi dan media cetak. Untuk politikus daerah yang bertarung dalam
pilkada, dana yang mereka keluarkan untuk memasang iklan berkisar Rp 1
miliar hingga Rp 5 miliar per bulan.

Irfan mengakui, proyek pencitraan politikus sangat menggiurkan. Karena
itu, dia membuat perusahaan baru khusus untuk menangani iklan politik
dan sosial. Di dalam perusahaan itu berkumpul orang-orang kreatif yang
pernah menangani iklan Adang dan rivalnya di pilkada, Fauzi Bowo. Di
situ juga berkumpul tim kreatif yang menangani iklan pilpres Susilo
Bambang Yudhoyono dan tim kreatif rivalnya, Wiranto. Untuk urusan
duit, mereka semua bersatu.

Harry Tjahjono, penulis naskah skenario “Si Doel Anak Betawi”, juga
merasakan gurihnya iklan politik. Dia pernah menggarap strategi
komunikasi Rano Karno ketika akan mencalonkan diri sebagai wakil
gubernur DKI tahun 2007.

Setelah itu, menggarap strategi komunikasi cagub Jawa Timur Achmady.
Dia membuatkan konsep, tag line (slogan), iklan dan program televisi.
“Saya menggarap Pak Achmady enam bulan,” kata Harry yang kini sedang
menggarap iklan sejumlah calon anggota parlemen.

Biasanya, kata Harry, proyek pencitraan dimulai dengan membuat survei
pemilih dan penyusunan strategi iklan. Biasanya survei dilakukan empat
kali. “Jika hasil survei pertama calon belum populer, kami akan
menggenjot pemasangan spanduk, umbul-umbul, dan baliho. Setelah itu,
calon akan nongol dalam iklan televisi,” ujar Harry.

Sampai di sini, calon sudah harus mengeluarkan uang sekitar Rp 2
miliar. “Itu termasuk murah.”

Agung Handoko, pemilik Barru Production, juga mengakui proyek iklan
politik sangat menggiurkan. “Ini bisnis yang seksi. Proyeknya banyak,
untungnya bisa sampai 30 persen dan bayarannya tunai. Tidak ada
transfer-transferan,” katanya.

Dia pernah menggarap proyek iklan politik untuk televisi dengan durasi
30 detik bernilai Rp 1,2 miliar. Pembayaran dilakukan di tempat parkir
sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta. “Duitnya diberikan begitu saja
di dalam mobil,” katanya.

Meskipun begitu, kata Agung, mengerjakan iklan semacam ini juga ada
risikonya. “Kalau tidak hati-hati kita bisa dikemplang,” katanya.

Tamrin Amal Tomagola, sosiolog dari UI, mengatakan, pada era
komunikasi politik yang masif seperti sekarang, politikus harus
memiliki aset ekonomi dan uang. Mereka tidak cukup hanya memiliki
kompetensi.

Persoalannya, uang yang digunakan untuk membuat iklan itu asalnya dari
mana?

NB. Hanya buat referensi pribadi…

LOMBA FOTO : Manusia, Air dan Toilet

March 7, 2008

Dalam rangka memperingati Hari AIR Dunia 2008 yang bertemakan “Sanitasi”
maka KRuHA (Koalisi Rakyat untuk Hak atas Air) menyelenggarakan lomba foto
dengan:
Tema : “Manusia, Air dan Toilet”
Ajakan: Memotret fakta kondisi “Toilet” rumah tangga dan/atau fasilitas
publik

PERSYARATAN UMUM:
o Peserta boleh menyertakan lebih dari satu foto .
o Karya foto harus asli, orisinil, bukan jiplakan, dan belum pernah
dipublikasikan atau disayembarakan. Panitia tidak bertanggung jawab bila
ada
tuntutan hukum dari pihak lain atas Karya yang dikirim oleh peserta lomba.
o Mencantumkan lokasi pemotretan.
o Melampirkan identitas diri yang lengkap serta alamat yang jelas.

PERSYARATAN TEKNIS:
o Diperbolehkan mengirim hitam-putih dan warna, termasuk Foto Digital
o Ukuran 14 R
o Mencantumkan Judul

KRITERIA PENILAIAN
o Kesesuain Foto dan Tema
o Artistik dan teknik foto
o Spontanitas ide

TIM JURI
o Purwaka/Blontank Poer (Pewarta Foto)
o Dhandy Dwi Laksono (Jurnalis)
o Hamong Santono (Koordinator Nasional Koalisi Rakyat untuk Hak atas
Air/KRuHA)

PENGHARGAAN
o Piagam Penghargaan
o Finansial sebesar Rp 5.000.000,- (lima juta rupiah) sebagai pemenang
terbaik

LAIN-LAIN
o Pendaftaran tidak dipungut biaya
o Setiap peserta boleh mengirimkan paling banyak 3 (tiga) dokumen dengan
nomor peserta yang berbeda
o Semua hasil Lomba menjadi milik panitia termasuk Sofcopy berupa CD dan
panitia berhak mempublikasikan
o Dokumen Lomba diterima panitia (alamat/email tercantum di bawah) paling
lambat pada tanggal 20 Maret 2008
o Pemenang akan diumumkan pada tanggal 22 Maret 2008

Alamat Panitia/Sekretariat:
Jl. Mampang Prapatan XI No. 17 Jakarta Selatan
Telepon: 021.7992945 Fax: 021.7995271 email: kruhafoto@yahoo.com
Informasi lebih lanjut: ratnayunita@gmail.com

Beasiswa Liputan Investigasi Aceh 2008

February 9, 2008

BEASISWA NASIONAL

LIPUTAN INVESTIGASI ACEH 2008

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bekerjasama dengan Swedish International Development Cooperation Agency (SIDA) mengundang jurnalis cetak dan online, televisi dan radio dari seluruh Indonesia mengikuti program Beasiswa Nasional Liputan Investigasi Aceh 2008.

Kegiatan ini akan dipandu sejumlah wartawan senior dari dalam dan luar negeri, berasal dari media cetak, radio dan televisi. Peserta akan diberi pembekalan teori dan pemanduan pelaksanaan liputan di lapangan, dengan target hasil kerja investigasi jurnalistik yang siap dipublikasikan.

Pelaksanaan           
Workshop akan dilaksanakan di Jakarta pada 27 – 31 Mei 2008. Setelah pelatihan teori, para peserta akan dikirim ke Aceh selama kurang lebih 1 (satu) bulan untuk melakukan liputan investigatif tentang korupsi.

                       

Syarat pendaftaran:

Peserta adalah jurnalis full time/freelance media cetak/online, televisi dan radio
Pengalaman minimal 2 tahun;
Biodata/CV;
Surat referensi dari atasan/pemimpin redaksi bahwa hasil liputan ini akan dimuat atau disiarkan di media masing-masing;
2 (dua) contoh karya jurnalistik berupa non-straight news;
Ide dan rencana liputan investigasi yang akan dikerjakan di Aceh (bentuk ToR tersedia)

Program ini hanya tersedia bagi 12 (dua belas) orang jurnalis. Seleksi dilakukan berdasarkan ide liputan, ketajaman angle, seperti yang tertulis dalam TOR liputan.

Peserta lolos seleksi akan mendapat pelatihan di Jakarta selama sepekan, dan biaya liputan dari AJI meliputi transportasi udara Jakarta-Aceh pp, akomodasi, transportasi lokal, uang makan dan beasiswa.

Lamaran dikirimkan ke AJI Indonesia dengan perihal Beasiswa Investigasi, dengan memilih salah satu cara, melalui pos alamat Jl. Kembang Raya No.6 Kwitang, Senen  Jakarta Pusat 10420, Telp. 021-3151214 Faks. 021-3151261 atau email investigasi2008@yahoo.com, paling lambat tanggal 31 Maret 2008 (stempel pos).


*Informasi lebih lanjut, hubungi: Judith [
judithkristi@yahoo.co.id] HP 0813-19100993

Format Term of Reference (TOR) Liputan

TOR sebaiknya ditulis dengan mengikuti sistematika berikut (maksimal 1500 kata):
Latar belakang

-         Deskripsi ringkas atas kasus yang akan diliput.

-         Data berupa petunjuk awal atas indikasi korupsi, atau temuan sementara (kalau ada).

-         Tuliskan dugaan atau hipotesis yang mau dibuktikan dari kasus itu

-         Berikan alasan mengapa kasus itu layak diselidiki lebih jauh lewat kerja investigatif

Narasumber

Sebutkan narasumber kunci dalam rencana liputan itu dan informasi apa yang Anda harapkan akan didapat dari mereka.

Riset

Sebutkan riset (dokumen, audio, audio visual, online, dll) yang sudah dan yang akan Anda lakukan untuk memperkuat liputan ini.

Best Regards,
Judith Kristi
-General Project Officer-
The Alliance of Independent Journalists

Jl. Kembang Raya No.6, Kwitang – Senen
Jakarta Pusat 10420 -Indonesia
Tel: +62-21-315 1214
Fax: +62-21-315 1261

Mobile: +62-813 19 100 993
E-mail: judithkristi@yahoo.co.id or
sekretariat@ajiindonesia.org
Web: http://ajiindonesia.org

Perlombaan Foto Keshalehan Sosial

February 9, 2008

   
 MAJALAH Swadayaâ ”media pemberdayaan Lembaga Amil Zakat Nasional Dompet
Peduli Ummat Daarut Tauhiid (DPU DT)” dan Cerah Communication yang
didukung penuh oleh Departemen Pendidikan Nasional menyelenggarakan kegiatan
perlombaan foto keshalehan sosial bertema “Potret Teladan Kehidupan”.

Kegiatan dilaksanakan untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat dan semua
elemen dalam menata kehidupan sosial dengan landasan dan motivasi keshalehan
dan untuk mengembangkan apresiasi fotografer yang diwarnai oleh
nilai-nilai etika moral relijius. 
   
Misi kesalehan sosial pun pada dasarnya dapat disampaikan kepada  masyarakat dalam beragam media. Semakin banyak media, semakin sering disampaikan, semakin besar peluang untuk dapat diterima di seluruh lapisan masyarakat dan akan lebih tercerap dalam kesadaran masing-masing individunya.

Salah  satu medianya adalah melalui foto. Di mana pesannya dapat menjadi sebuah
bukti kuat, yang bahkan akan bisa lebih kuat daripada hanya disampaikan
dalam bahasa verbal. Melalui foto pula, masyarakat dapat lebih mudah mencerna
suatu misi yang hendak disampaikan. 
   
 Peserta berasal dari unsur wartawan, fotografer, dan masyarakat umum.
Jumlah dan ukuran foto maksimum sebanyak 5 foto, analog atau digital,
panjang foto 25-30 cm x 30-40 cm.

Pemenang lomba diumumkan di media masa  nasional pada tanggal 19 Maret 2008 (iklan kerja sama bila diacc oleh calon media sponsor), dan pers release, serta web site www.dpu-online.com
 
Dewan Juri terdiri dari para ahli di bidangnya masing-masing antara lain; wartawan foto senior Dudi Sugandi (Harian Umum Pikiran Rakyatâ), Muhammad Alfian (fotografer), dan Ustadz Pesantren Daarut Tauhiid.
   
 Hadiah yang disediakan adalah Juara 1 Rp 2.000.000; Juara 2 Rp 1.250.000; Juara 3 Rp 750.000
  
  
  Seluruh peserta mengumpulkan hasil foto dikirimkan kepada Panitia
Perlombaan Foto Keshalehan Sosial melalui alamat P.O. Box No. 2 DYK 40258, dan
email: fotokeshalehansosial@yahoo.com. Dikirimkan karyanya sampai 12 Maret
2008 (cap pos).
  
  Syarat dan Ketentuan
  1. Setiap karya yang dilombakan adalah foto asli, karya sendiri dan
belum pernah menjuarai perlombaan foto dan dipublikasikan.
  2. Materi foto mengandung muatan kehidupan manusia yang bernilai
positif, keshalehan sosial, dan nilai-nilai unversal.
  3. Sebelum penyerahan hadiah, peserta pemenang harus dapat menunjukkan
sumber asli film (original analog source). Untuk sumber digital diwajibkan
menunjukkan sumber asli digital dengan ukuran aslinya (actual size).
  6. Foto dikemas masing-masing dalam kemasan tertutup (amplop). Panitia
tidak bertanggungjawab terhadap kerusakan foto pada saat pengiriman.
  7. Cantumkan nama, alamat surat dan email, juga nomor telepon yang mudah
dihubungi di belakang setiap foto yang dikirim atau dilampiran file.
Sertakan juga caption (keterangan foto) berdasar 5W+1H (What, Where, When,
Who, Why, How).
  8. Gugatan dari pihak ketiga (subjek pemotretan, pemilik kawasan, dll)
sepenuhnya menjadi tanggungjawab peserta.
  9. Dengan telah memasukkan karya untuk mengikuti lomba ini, peserta
telah menyetujui semua persyaratan dan ketentuan lomba. Bagi para peserta
lomba yang tidak memenuhi kriteria dan ketentuan panitia tersebut dianggap
gugur.
  10. Semua photo yang dikirimkan maks. 5 buah, serta menjadi milik
panitia bagi pemenang, dan sponsor mitra panitia (hak cipta tetap pada pembuat
foto).
  11. Materi foto dapat dikirim melalui Pos alamat PO BOX No.2 Dayeuh
Kolot 40258, atau email: fotokeshalehansosial@yahoo.com
  12. Diterima paling lambat cap pos tanggal 12 Maret 2008, dan diumumkan
di media massa dan web site www.dpu-online.com, pada tanggal 19 Maret
2008.

Pendaftaran Program Beasiswa DepKomInfo Tahun 2008

January 28, 2008

Magister Teknologi Informasi UGM bekerjasama dengan Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia menawarkan bantuan finansial melalui program beasiswa
bagi para calon mahasiswa terpilih yang memiliki outstanding knowledge
dan/atau skill dan bermotivasi besar untuk berkontribusi dalam pengembangan
e-Government di Indonesia.

Program CIO (Chief Information Officer) ditujukan untuk eksekutif/pengambil
kebijakan yang bertanggungjawab mempromosikan TI sebagai sarana peningkatan
kualitas birokrasi pemerintahan, baik pada level strategis maupun
operasional. Program CIO MTI UGM dirancang untuk memenuhi kebutuhan SDM
dalam rangka pengembangan e-Government di lembaga pemerintah tingkat pusat
maupun daerah.

Lebih detil baca/download leaflet berikut (klik pada gambar) Update !!! :
http://mti.ugm.ac.id/docs/liflet_2.jpg
http://mti.ugm.ac.id/docs/liflet_1.jpg

Tujuan
Tujuan pemberian beasiswa adalah mencetak SDM unggul untuk mendukung
penerapan e-Government. Program beasiswa ini diharapkan dapat menjadi
katalisator dan akselerator dalam peningkatan kualitas SDM TI, khususnya di
lingkup pemerintahan dan pengembangan TI di Indonesia pada umumnya.

Skema
Beasiswa diberikan dalam bentuk pembebasan penuh (full waiver) terhadap
biaya pendidikan di Program CIO MTI UGM, senilai biaya SPP yang berlaku saat
ini.
Beasiswa hanya mencakup biaya program selama 16 bulan, tidak mencakup biaya
hidup (living cost), biaya transportasi dari/ke lokasi asal peserta, biaya
pendaftaran, dan biaya wisuda. Jika peserta tidak dapat menyelesaikan studi
dalam waktu 16 bulan, biaya tambahan masa studi harus ditanggung peserta
(tidak dicakup dalam beasiswa).
Persyaratan
Calon penerima beasiswa diharapkan memenuhi kriteria sebagai berikut:
•
Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ditempatkan di lembaga-lembaga departemen,
non departemen, baik di lingkungan pemerintahan pusat maupun daerah.
•
Memiliki masa kerja sekurang-kurangnya 2 tahun terhitung mulai tanggal
diangkat menjadi PNS dalam gelar S1 pada instansi yang bersangkutan.
•
Memiliki IPK S1 minimum 3,0 (dari skala 4,0).
•
Usia maksimum 40 tahun pada saat mendaftar • Bidang kerja yang ditangani
terkait dengan pengembangan e-Government di lingkungan asalnya.
•
Mendapat rekomendasi dari pejabat berwenang (minimum pimpinan instansi
setingkat Eselon II).
•
Belum memiliki gelar S2 dan tidak sedang mengikuti program pendidikan S2 di
tempat lain.
•
Tidak menerima dan/atau sedang menerima beasiswa dari lembaga lain.
•
Memiliki outstanding knowledge dan/atau skill.
Prosedur Aplikasi
1. Calon peserta harus mengisi formulir pendaftaran (Form aplikasi bisa
diperoleh di Kantor Program MTI atau di-download di sini
http://mti.ugm.ac.id/docs/form_beasiswa_cio_kominfo-2008.rtf )Formulir
pendaftaran yang telah diisi dan seluruh dokumen yang dipersyaratkan harus
dikirim via pos atau diantar langsung dan diterima Panitia Seleksi dengan
alamat tersebut di bawah ini paling lambat 18 Februari 2008 (Gelombang I)
dan tanggal 31 Maret 2008 (Gelombang II).
2. Pelamar yang memenuhi syarat administrasi (shortlisted) akan dipanggil
untuk mengikuti tes seleksi dan wawancara di kantor MTI UGM.
3. Wawancara akan mengidentifikasi hal-hal sebagai berikut:
•
Potensi keberhasilan studi
•
Penguasaan knowledge dan/atau skill dalam bidang TI • Motivasi dan attitude
Syarat-syarat yang harus dikirimkan
1. Formulir permohonan beasiswa
2. Salinan Ijazah dan Transkrip Akademik S1 yang dilegalisir 3. Surat
rekomendasi dari pejabat berwenang (minimum pimpinan instansi setingkat
Eselon II).
4. Surat keterangan yang menerangkan bahwa bidang kerja yang ditangani
terkait dengan pengembangan e-Government di lingkungan asalnya.
5. Surat Keputusan Pengangkatan PNS dalam gelar S1 pada instansi yang
bersangkutan.
Download Formulir Pendaftaran
http://mti.ugm.ac.id/docs/form_beasiswa_cio_kominfo-2008.rtf
Alamat Pengiriman Berkas Lamaran :
Magister Teknologi Informasi
Universitas Gadjah Mada
Gedung Teknik Elektro lt. 2
Fakultas Teknik
Jl. Grafika 2 Yogyakarta
Perkuliahan dimulai 2 Juni 2008
Reff :
http://mti.ugm.ac.id/new/index.php?type=news&submenu=news&main_id=25&id=31

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.